Langsung ke konten utama

Tahun Baru, Buka Semangat Baru


Malam tahun baru selalu identik dengan acara perayaan pergantian tahun. Gemerlap air mancur dan ribuan sorot lampu kendaraan bermotor seolah menjadi pertanda bergantinya tahun Semua itu dilakukan tidak lain sebagai syarat berakhirnya hari-hari lalu yang kelam dan akan dimulainya tahun baru yang penuh harapan. Tidak ada harapan yang lebih besar selain optimalisasi potensi diri. Karena, salah satu mengenal jati diri adalah dengan mengenal potensi diri. Tahun baru, buka semangat baru. Buka halaman baru dengan catatan yang bermutu.

Oleh karena itu, jangan salahkan siapa-siapa bila hari esok sama dengan hari ini. Semua itu adalah pilihan. Catatan-catatan lalu yang penuh noda dapat tertutupi. Halaman putih dapat menjadi warna-warni. Potensi dan prestasi, itulah parameter keindahan isi halaman. Masuk perguruan tinggi yang baru dibuka memang pilihan. Namun, menggali potensi adalah sebaliknya. Bengkel sastra Polimedia dapat menjadi salah satu pilihan. Sejak manusia mampu menulis, sastra telah menjadi hal yang menarik untuk ditekuni. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang akan didapat bila ikut UKM bengsas.

Kemampuan berbahasa mutlak harus dimiliki setiap orang, baik lisan maupun tulisan. Terkadang kecakapan berbahasa mampu merepresentasikan kapabilitas seseorang, termasuk mahasiswa. Sastra merupakan salah satu unsur dalam ilmu bahasa. Diperlukan kemampuan berbahasa yang mencukupi sebelum mempelajarinya. Hal itu pula yang terjadi di Bengkel Sastra PoliMedia (BSP) kompetensi berbahasa setiap anggota dipicu untuk lebih baik lagi dengan bersastra bersama. Dengan kemampuan berbahasa yang terus dilatih seperti itu, akhirnya mahasiswa mampu menggunakan pilihan kata dengan benar. Lugas secara lisan dan jelas lewat tulisan.

Sastra kerap diartikan sebagai keindahan tekstual yang imajinatif, seperti novel, puisi, dan syair. Imajinasi, gagasan, serta berbagai ilmu pengetahuan mampu dibungkus sastra dengan indah dalam karya tulis yang menarik. Tidak heran bila perempuan terkaya saat ini adalah JK Rowling, penulis Harry Potter yang Internasional Best Seller itu. Oleh karena itu, karya tulis merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan fungsi BSP di tengah Mahasiswa PoliMedia. Ketika salah satu anggota mampu menghasilkan sebuah karya tulis, hal itu dapat menjadi pemicu semangat bagi yang lainnya, penggugah kreatifitas dan produktifitas mahasiswa di bidang sastra.

Bila paragraf sebelumnya membahas tentang membangun budaya menulis lewat BSP, maka sekarang mari kita lihat kegiatan lainnya, yaitu pengkajian. Dalam kajian yang berbentuk seminar, Talk Show, bedah buku, dan lainnya, akan lahir sebuah budaya yang diharapkan tertanam di kalangan mahasiswa, yaitu budaya baca. Sesungguhnya, otak anda tak pernah berhenti memproses informasi dan membuat berbagai pilihan dalam level pikiran bawah sadar, misalnya tangan mana yang anda gunakan untuk memungut sesuatu, ke arah mana anda akan berbelok, juga berlaku ketika anda memutuskan cara untuk memanfaatkan waktu anda, papar Lynn Pierce dalam bukunya; Subconscious Mind in Action.

Selanjutnya, BSP mampu melatih rasa percaya diri mahasiswa ketika tampil di depan publik. Lewat kemampuan berbahasa yang baik setiap orang berani lugas berkata-kata, dengan mengkaji buku daya baca seseorang dapat digugah, dan dengan tampil di atas panggung mahasiswa mampu melatih rasa percaya dirinya. Teater, begitu asing di mata sebagian orang, namun perannya amat besar sebagai salah satu kegiatan pengembangan diri manusia. Tidak hanya rasa percaya diri, sikap seseorang dapat menjadi lebih baik dengan pendalaman karaktaer. Teater begitu penting, mengingat banyaknya mahasiswa Indonesia yang berkarakter rapuh dan berjiwa labil. Teater yang merupakan bagian dari BSP menjadi pilihan penting bagi mahasiswa PoliMedia yang ingin merubah dirinya menjadi lebih baik dan lebih berkarakter.

Komunitas ini adalah salah satu bentuk usaha bersama yang terbentuk bukan tanpa tujuan. Dengan adanya saluran pengembang potensi seperti BSP ini, potensi dan kemauan tidak lagi menjadi mimpi yang sulit diraih. Karena, disinilah semuanya dapat diraih. Tahun baru, buka semangat baru, hapus mimpi semu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review di Tengah Jalan

Selama Sembilan tahun, dari SD hingga SMA pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tak pernah lepas dari papan tulis. Puluhan tahun dibutuhkan untuk dapat lulus dari sekolah militer. Lalu, kini saya harus menghabiskan tiga tahun untuk belajar di politeknik yang baru dibuka ini, Politeknik Negeri Media Kreatif. Muncullah pertanyaan, ilmu apa yang akan saya raih hanya dalam waktu tiga tahun disini. Hari perdana kuliah, dengan baju seragam hitam-putih dan ruangan kelas yang cukup nyaman untuk belajar, semua terlihat sempurna. Berusaha mengenal satu sama lain, menciptakan suasana yang ingin dirasakan siapapun. Kelas pertama yang kami tempati itu terlihat cukup bagus karena dosen langsung menghadap jendela lebar di belakang kami yang dapat menampilkan setengah wilayah Srengseng Sawah. Di depan ruangan itu terpampang tulisan cukup besar, “Penerbitan”. Namun, ternyata tulisan itu tidak cukup menggambarkan apa yang harus saya lakukan disini. Apa yang harus saya pelajari di tempat ini ...

Idul Adha

Assalamualaikum. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat sejahtera. Tak terasa sekarang sudah idul adha aja. Sepertinya baru kemarin kita saling bersalaman di idul fitri. Gimana rasanya ketika kita dimasukkan dalam time capsule, seperti hanya duduk sebentar dan tiba-tiba waktu telah terlewat setengah tahun. Itulah yang baru saya rasakan ketika hari ini mendengar takbir berkumandang. Hidup dalam rutinitas sebagai karyawan swasta memang kelihatannya nyaman. Berangkat pagi - pulang sore, tiap akhir bulan berwajah cerah ceria. Tapi tiap malam senin bermuram gulita. Misuh-misuh sendiri, mengapa senin begitu cepat datangnya. Takbir yang dikumandangkan tiap waktu shalat tiba menjadi terdengar megah di hari ini. Takbir yang jadi napak tilas peristiwa kemenangan nabi Ibrahim atas bisikan setan. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar wa lillahil hamd. Dalam sirahnya yang diceritakan dalam AlQuran nabi Ibrahim lewat mimpinya diperintahkan Allah untuk menyembelih anaknya sendiri Ismail alaihisal...

Jalan Malioboro

Sengaja atau tidak, kita terus mengisi hidup ini dengan kasih sayang, entah bersama keluarga, pasangan hidup, ataupun teman. Saya kira itu juga cukup menjadi alasan mengapa kita masih bersemangat menjalani hari ini. Sengaja atau tidak, menjadi hal yang tidak mesti ketika kita melakukan sesuatu dengan senang hati. Dalam berbagai trip yang saya lakukan, ketidaksengajaan justru membawa saya pada banyak pengalaman yang sulit dilupakan. Salah satunya terjadi di Jalan Malioboro. Sebagai pelajar dengan kemampuan finansial yang masih middle class, satu-dua kali saya beruntung dapat mencicipi udara segar Kota Pelajar. Di antaranya adalah ketika menemani teman saya beli kaos oblong Dagadu. Pada masa itu, kaos oblong bergambar unik itu sedang naik daun di lingkungan sekolah menengah kami di Kuningan, Jawa Barat. Seorang teman berniat membeli banyak kaos oblong tersebut dari pusatnya dan menjual kembali ke adik-adik kelas. “Jis, ikut gue ke Jogja yuk .” “ Ayuk .” Jawaban itu teruca...