Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sikap

Passing Through

Hampir setiap tiga bulan kita bisa lihat ada smartphone keluaran terbaru yang mengusung spesifikasi terbaik. Handphone yang ada di tangan kita saat ini bisa menyediakan hampir semua kebutuhan kita, dia menampilkan sejuta pesona, dia adalah layar kotak bersinar penuh kilau. Sebagian waktu kita bisa jadi lebih banyak dihabiskan di depan layar smartphone atau komputer. Tapi tahukah kamu bahwa waktu adalah salah satu modal terbesar kita untuk membuat diri kita menjadi apa kita inginkan. Misalnya, kita ingin jadi orang sejahtera yang terlihat dari mobil yang kita punya, kita ingin punya perusahaan yang mempekerjakan beberapa karyawan, kita ingin lulus cumlaude dari sebuah universitas dan dipanggil sebagai mahasiswa terbaik pada perayaan wisuda, dan seterusnya. The problem is: the most of us doesn't realize what we want to be. " Because we're living in a world of fools ," begitu kata band legendaris Bee Gees dalam salah satu lagunya. Apa saja yang bersinar di layar gadget...

Berhak

Bumi nusantara ini sedang ramai oleh sebuah peristiwa yang diadakan lima tahun sekali. Peristiwa yang diharapkan dapat menjadi titik tolak perubahan ke arah yg lebih baik. Proses demokrasi yang mengawali pergeseran kekuasaan bangsa, yang memulai harapan kita tumbuh sebagai bangsa yang besar untuk lima tahun ke depan. Sebenarnya ini bukan soal kenapa ataupun siapa. Ini hanya tentang bagaimana: bagaimana kemajuan bangsa ini direfleksikan oleh beragam karakter yang menghargai hak pilihnya atau tidak. Ini juga tentang apa: apa mereka (yang akan mengatasnamakan rakyat) benar-benar membawa kepentingan rakyat sebagai sumber daya utama kemajuan bangsa. Atau mereka hanya menjunjung tinggi kebutuhan rakyat hanya saat kampanye. Namun ketika terpilih justru mati-matian berjuang memenuhi kepentingan pribadi dan partainya. Ini bisa dilihat dari jumlah rupiah yang harus dikeluarkan para calon legislatif untuk menggelembungkan pamornya di mata para pemilih. Logika sederhana yang berkaitan dengan ...

Temen Gue

Pagi dan mentari membuat keindahan alam terepresentasi dengan tepat. Namun sejak awal tahun hingga hari ini kombinasi keduanya sering terganggu. Awal pagi yang cerah menjadi harapan di setiap hari weekday agar bisa berangkat ke kantor atau sekolah dengan normal. Itulah sisi gelap awal tahun ini. Tak terasa dan tak ada yang mau ngitung juga sudah berapa hari yang lalu saya lulus SMA. Mengingat masa penuh keceriaan tidaklah sulit. Dimana kita bertemu dengan banyak teman yang menemani kita tumbuh berkembang. Ketika anak perempuan SMP yang cupu berangkat jadi kupu-kupu. Ketika remaja lelaki SMP yang polos berangkat menjadi bos (parkiran). Masa metamorfosis itu sering kita sebut masa puber. Ya, puberitas adalah perubahan fisik personal menjadi dewasa. Itu hanyalah perubahan fisik semata. Ada yang lebih dari itu. Pertemuan dengan teman canda dan tawa di masa SMA menjadi sesuatu yang menarik untuk diulang. Kemarin gue main ke kostan salah satu teman SMA yang kuliah di UIN, Ciputat. Di san...